Pemakaian siwak
sebagai pengganti sikat gigi kini banyak ditemukan di Indonesia.
Mungkin, dulu penggunaan siwak hanya dilakukan penduduk di tanah Arab
guna menjaga kesehatan gigi dan gusi.
Jika membandingkan siwak dan sikat gigi, mana yang kira-kira paling bagus dan efektif untuk membersihkan gigi?
"Sebenarnya
lebih ke mekanisme pemakaian. Siwak itu batang kayu yang banyak di Arab,
yang mengandung anti-bakteri dan anti-jamur. Hanya saja bentuk yang
lurus yang rada menyulitkan pengguna membersihkan sampai ke area
belakang gigi," kata drg Ambar Kusumawati lansir Health Liputan6.com.
Namun, lanjut Ambar, kalau pengguna tahu triknya, siwak bisa menjangkau seluruh permukaan
Baca Juga: Cara Menganalisa Bakat Anak Melalui Sidik Jari Seperti dalam Al Qur'an dan Ilmu Pengetahuan
Untuk
menggunakan siwak, pengguna harus mengupas bagian ujung sampai terlihat
serat-seratnya. Mirip saat meraut pensil. Setelah itu, masukkan ke dalam
gelas berisi agar agar lunak, dan jangan lupa digigit agar serat
terbuka sempurna. Begitu serat terbuka, siwak menjadi mirip dengan sikat
gigi.
"Di dalam siwak
sudah ada zat yang mirip dengan kandungan yang ada di pasta gigi. Gosok
saja seperti menyikat gigi biasa," kata dokter gigi yang tengah
menempuh jenjang spesialis penyakit mulut di Universitas Indonesia.
Jika mau
membanding-bandingkan antara sikat gigi dan siwak, menurut Ambar siwak
memiliki banyak keuntungan. "Siwak itu praktis, bisa dibawa ke
mana-mana, bisa dikantongin, dan lebih higienis. Bagian ujung yang sudah
dipakai, bisa dipotong, dan dibikin baru lagi," kata Ambar.
