Pada
2010 sebuah kabar yang mengejutkan seluruh dunia, Bagaimana tidak? Ardi
Rizal anak 2 tahun asal Indonesia ini menghisap 40 batang rokok setiap
harinya.
Setelah
foto ini tersebar dan menjadi viral di tanah air dan bangsa lain.
Namun kini akhirnya Ardi mampu mengatasi kebiasaan merokoknya dan sudah
bisa dihentikan. Ardi diketahui telah menerima terapi psiko-sosial dari
pihak pemerintah Indonesia. Hasil terapinya tersebut terbukti ampuh
yang membuat bocah ini terlepas dari jeratan nikotin yang dapat membuat
kerusakan pada organ tubuh.
Ibu
Ardi Berkata: "Dia benar-benar kecanduan. Jika ia tidak mendapatkan
Rokok, dia marah, menjerit, dan membenturkan kepalanya ke tembok.
Katanya ia merasa pusing dan sakit," Walaupun sekarang sudah lepas dari
kecanduan namun demikian Ia kini kecanduan makanan dan sulit lepas dari
hal yang satu ini.
Inilah
yang membuat berat badannya mencapai hingga 24 kg pada usia 5 tahun.
Hampir 6 kg di atas berat badan yang direkomendasikan untuk anak
seusianya.
Dengan
berat badan yang tidak normal ini, keluarga akhirnya membawanya ke ahli
gizi untuk pemerikasaan kesehatan dan merencanankan program diet. Dr.
William Nawawi, Spesialis Pediatrik berkata: "Darah tidak bisa memecah
glukosa dari makanan. Ini akan membuat Aldi menjadi lebih besar dan
lebih besar."
Setelah
menjalani diet selama empat tahun dan hanya makan buah dan sayur, Aldi
berhasil menurunkan sebagian besar berat badannya. Dan diusainya 9 tahun
sekarang ini, dia fokus menyelesaikan proses belajar di kelas empat,
dan dia juga sering menjadi juara kelas.
Untung saja sekarang Ardi Rizal sudah hidup seperti anak kecil biasa, bahkan menjadi juara kecil!





